Pengadaan Septic Tank Dikorupsi Hingga Rugikan Negara Rp 3,6 M, Lihat Tuh Tersangkanya

Dalam kasus ini, Kejari masih melakukan penyidikan lantaran diduga masih ada oknum dari pemerintah yang ikut bermain dalam kasus korupsi pembangunan septic tank.
"Kami akan kembangkan dan akan ada tersangka lainnya. Sebab, kami menduga ada oknum dari pemerintah yang membantu para tersangka," ujar Ricky.
Seusai ditetapkan tersangka, keempatnya kemudian ditahan dan dititipkan ke Lapas Nunukan sembari pihak Kejari mengumpulkan barang bukti lainnya.
Selain itu, Kejari Nunukan akan berkoordinasi dengan Perwakilan BPKP Kaltara terkait dengan audit perhitungan kerugian keuangan negara yang harus dipertanggungjawabkan oleh para tersangka
"Tim penyidik akan segera melakukan pemeriksaan tambahan kepada beberapa saksi-saksi, ahli, dan melakukan upaya penggeledahan di beberapa lokasi yang diyakini penyidik berpotensi untuk dilakukan penyitaan serta diyakini terdapat bukti-bukti tambahan yang dapat menguatkan pembuktian kelak di persidangan," bebernya.
Ricky menambahkan keempat tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP subsidiair Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (mcr14/jpnn)
Miris, Pengadaan Septic Tank di Nunukan Dikorupsi Hingga Rugikan Negara Rp 3,6 Miliar, Lihat Tuh Tersangkanya
Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Arditya Abdul Aziz
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Kaltim di Google News