Penjual Mainan di Penajam Tewas Dibunuh, Pelakunya yang Kabur ke Samarinda Ditangkap

Sabtu, 21 Januari 2023 – 21:06 WIB
Penjual Mainan di Penajam Tewas Dibunuh, Pelakunya yang Kabur ke Samarinda Ditangkap - JPNN.com Kaltim
Polisi menangkap seorang pria yang diduga pelaku pembunuhan terhadap penjual mainan di Penajam. Foto/ilustrasi: dok.JPNN.com

kaltim.jpnn.com, PENAJAM - Jajaran Satreskrim Polres Penajam Paser Utara (PPU) menangkap seorang pria yang diduga pelaku pembunuhan terhadap penjual mainan berinisial SR (49) di RT 19 Kelurahan Petung, pada Rabu (18/1).

Kasat Reskrim Polres PPU AKP Dian Kusnawan mengungkapkan pelaku berinisial KDS (54) ditangkap saat melarikan diri ke Samarinda pada Jumat (20/1).

Jajaran Polres Penajam Paser Utara akhirnya mengungkap kasus tewasnya seorang pria penjual mainan berinisial SR (49) penjual mainan di Kelurahan Pentung, Kecamatan Penajam.

"Jadi setelah menghabisi nyawa SR, KDS melarikan diri ke Kota Samarinda," beber AKP Dian Kusnawan dilansir ANTARA, Sabtu (21/1).

AKP Dian mengungkapkan motif pembunuhan, karena pelaku sakit hati.

Sebab, sebelum peristiwa pembunuhan terjadi, sempat terjadi adu mulut atau cekcok antara SR dan KDS di rumah korban.

Saat KDS bertamu ke rumah SR pada Jumat (18/1), korban hanya seorang diri.

KDS kemudian meminta air minum tetapi tidak ditanggapi oleh korban.

Namun karena permintaan tidak dihiraukan SR, kata AKP Dian, KDS menjadi emosi langsung menyerang korban dengan menggunakan kursi kayu yang ada di ruang tamu.

Korban berupaya menghindar dengan berlari keluar rumah, namun terjatuh di teras.

Di saat itu, KDS kembali menyerang menggunakan papan kayu ulin yang tergeletak di dekat korban.

"KDS menyerang bagian kepala korban berulang-ulang hingga tewas dengan kursi kayu dan papan kayu ulin," beber AKP Dian.

Fakta lainnya disampaikan bahwa terduga pelaku pembunuhan yang memiliki hubungan pertemanan dengan SR.

Polisi menangkap seorang pria yang diduga pelaku pembunuhan terhadap penjual mainan di Penajam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Kaltim di Google News