Diterpa Isu Soal Insentif Guru Honorer, Wali Kota Andi Harun Bantah Ada Pemotongan

Jumat, 26 Agustus 2022 – 22:47 WIB
Diterpa Isu Soal Insentif Guru Honorer, Wali Kota Andi Harun Bantah Ada Pemotongan - JPNN.com Kaltim
Wali Kota Samarinda Andi Harun saat menemui massa aksi yang menolak pemotongan insentif bagi para guru honorer. Foto : Arditya Abdul Aziz/JPNN.com.

"Aksi ini berangkat dari keresahan para guru yang sejak lama dirasakan para guru honorer," ungkapnya saat dikonfirmasi di sela aksi. 

Wali Kota Samarinda Andi Harun yang datang menemui massa aksi menegaskan, tidak ada pemotongan insentif untuk para guru honorer.

Dia juga memastikan insentif untuk para guru honorer tetap diberikan sebesar Rp 700 ribu, baik itu bagi guru honorer TK, SD dan SMP.

"Saya tegaskan, tidak ada pemotongan insentif guru honorer," tegasnya saat temui massa pengunjuk rasa. 

Dalam kesempatan itu, Andi Harun meminta agar para mahasiswa, lebih dahulu mencari tahu kebenaran mengenai informasi yang telah beredar di media sosial.

Kendati demikian, mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim itu tetap mengapresiasi massa aksi yang telah menunjukkan kepeduliannya pada kondisi sosial masyarakat, terlebih para guru.

"Penerima insentif tetap seperti perwali yang ada. Semua masyarakat harus mendukung atas penataan kelola keuangan yang baik untuk menghindari adanya temuan," terangnya.

Andi Harun menerangkan, bahwa Pemerintah Kota Samarinda saat ini sedang mendata para guru di seluruh guru untuk kepentingan pemutakhiran data terkini

Wali Kota Samarinda membantah ada pemotongan insentif untuk para guru honorer sebagaimana isu yang beredar di media sosial, berikut penjelasannya.
Facebook JPNN.com Kaltim Twitter JPNN.com Kaltim Pinterest JPNN.com Kaltim Linkedin JPNN.com Kaltim Flipboard JPNN.com Kaltim Line JPNN.com Kaltim JPNN.com Kaltim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Kaltim di Google News

TERPOPULER

PERIODE:   6 JAM 12 JAM 1 HARI 1 MINGGU

Maaf, saat ini data tidak tersedia