Transaksi QRIS di Kaltim Tembus Rp 520 Triliun di 2024, Ini Faktor Penyebabnya

Selanjutnya perluasan QRIS terus dilakukan seperti kerja sama dengan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, komunikasi langsung dengan masyarakat, penyelenggaraan festival, seperti Summer Fest Kalimantan Timur, serta edukasi langsung kepada masyarakat.
Untuk meningkatkan penggunaan QRIS pada tahun ini dan tahun-tahun mendatang, BI Kaltim terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak guna memperluas jangkauan pembayaran nontunai ke sejumlah daerah.
Faktor mendasar kenaikan nominal pengguna QRIS adalah pertumbuhan ekonomi Kaltim yang positif, yakni pada 2024 ekonomi tumbuh sebesar 6,17 persen.
Dari 6,17 persen itu, pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib sebesar 16,46 persen.
"Untuk tahun ini, kami menargetkan peningkatan penggunaan QRIS, yakni target peningkatan volume sebanyak 8 juta transaksi atau menjadi 78 juta transaksi, kemudian peningkatan pengguna sebanyak 36.743, dan target peningkatan merchant sebanyak 38.522," beber Budi. (antara/jpnn)
Kepala Perwakilan Provinsi Bank Indonesia Kaltim Budi Widihartanto mengungkap faktor penyebab melonjaknya transaksi menggunakan QRIS
Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Kaltim di Google News