Markas Polisi di Tarakan Diserang Oknum Prajurit TNI, Kapolri Akhirnya Angkat Bicara

"Kami juga sepakat dengan Panglima TNI untuk terus menjaga serta meningkatkan sinergisitas yang sudah ada," tegas Kapolri Jenderal Listyo.
Diberitakan sebelumnya, terjadi insiden penyerangan di Mapolres Tarakan, Kalimantan Utara, oleh sejumlah oknum prajurit TNI pada Senin (24/2) malam.
Kepala Penerangan Kodam VI/Mulawarman Kolonel Kav. Kristiyanto mengatakan oknum yang terlibat telah menjalani pemeriksaan.
"Sudah dilakukan pemeriksaan terhadap oknum TNI diduga lakukan penyerangan, hasilnya akan kami sampaikan lebih lanjut," kata Kolonel Kristiyanto.
Kapendam mengatakan prajurit yang diduga yang terlibat merupakan beberapa oknum anggota Bantuan Penugasan (BP) Satgas Yonif 614/RJP.
Danyonif 613/Rja sebagai satuan induk terduga tersebut telah menggelar apel luar biasa dan melakukan pemeriksaan.
Dia menegaskan langkah cepat dan terukur tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab komando serta komitmen dalam menjaga disiplin prajurit.
"Kejadian itu hanya salah paham antarindividu atau perorangan, bukan masalah antarinstansi," tegasnya. (antara/jpnn)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara soal kasus penyerangan markas polisi di Tarakan oleh sejumlah oknum prajurit TNI, simak selengkapnya
Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Kaltim di Google News