Markas Polisi di Tarakan Diserang Oknum Prajurit TNI, Kapolri Akhirnya Angkat Bicara

kaltim.jpnn.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara soal kasus penyerangan oleh sejumlah oknum prajurit TNI di markas Polres Tarakan pada Senin (24/2).
Jenderal Listyo menegaskan TNI dan Polri tetap solid meskipun terjadi insiden tersebut.
"Saya kira Pangdam dan Kapolda sudah mengambil langkah-langkah yang diperlukan. TNI dan Polri tetap solid serta terus bekerja sama dalam menjaga dan mengawal negeri ini," tegas Kapolri Jenderal Sigit dalam keterangannya, Rabu (26/2).
Kapolri menekankan insiden tersebut tidak akan mengganggu hubungan baik antara TNI dan Polri sebagai aparat penegak hukum.
Lebih lanjut jenderal bintang empat tersebut juga mengimbau seluruh pihak untuk terus menjaga solidaritas dan sinergisitas antara TNI dan Polri.
Jenderal Listyo menegaskan kerja sama yang telah terjalin harus makin diperkuat di berbagai sektor.
"Kami selama ini sudah menjalankan berbagai program bersama, termasuk mengawal kebijakan pemerintah, menjaga ketahanan pangan, serta melaksanakan tugas di lapangan. Ke depan sinergisitas dan solidaritas ini harus terus ditingkatkan," terangnya.
Kapolri meyakini masing-masing komandan di satuan wilayah sudah memahami hal ini.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara soal kasus penyerangan markas polisi di Tarakan oleh sejumlah oknum prajurit TNI, simak selengkapnya
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Kaltim di Google News