Tolak BBM Naik, Ribuan Mahasiswa di Samarinda Kepung Kantor Gubernur Kaltim

Selasa, 06 September 2022 – 17:23 WIB
Tolak BBM Naik, Ribuan Mahasiswa di Samarinda Kepung Kantor Gubernur Kaltim - JPNN.com Kaltim
Ribuan massa dari berbagai Universitas di Samarinda menggelar aksi unjuk rasa kenaikan harga BBM di Kantor Gubernur, Selasa (6/9/2022). Foto : Arditya Abdul Aziz/JPNN.com

kaltim.jpnn.com, SAMARINDA - Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Samarinda menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di depan Kantor Gubernur Kaltim pada Selasa (6/9). 

Ribuan massa yang mengatasnamakan Aliansi Kaltim Membara tersebut menuntut Gubernur Isran Noor untuk menemui massa pendemo yang ingin menyampaikan penolakan mereka atas kenaikan harga BBM.

Pantauan kaltim.jpnn.com, aksi massa mengepung kantor Gubernur Kaltim mengakibatkan arus lalu lintas di Jalan Gajah Mada lumpuh hingga dialihkan ke jalan lain. 

Massa aksi yang hingga sore ini belum bisa menemui Gubernur Kaltim sempat terlibat gesekan dengan kepolisian yang menjaga jalannya unjuk rasa tersebut. 

Mereka enggan membubarkan diri sebelum Gubernur Isran Noor menemui dan menerima aspirasi mereka.

Dikonfirmasi, Humas Aliansi Kaltim Membara Said Farhat menyampaikan bahwa unjuk rasa penolakan harga BBM ini tidak dapat ditemui Gubernur Kaltim maka akan ada aksi serupa yang akan mereka lakukan lagi selanjutnya. 

"Kami sebut aksi ini sebagai jilid yang pertama karena setelah ini kami akan turun lagi dengan jumlah masa yang lebih besar di jilid-jilid selanjutnya," ungkap Said di sela unjuk rasa, Selasa (6/9). 

Said menyampaikan ada beberapa tuntutan yang hendak mereka sampaikan dalam unjuk rasa kali ini, di antaranya mendorong payung hukum yang jelas terhadap penggunaan BBM bersubsidi.

Ribuan mahasiswa yang menolak harga BBM naik mengepung kantor Gubernur Kaltim. Mereka meminta Gubernur Isran Noor menemui massa pendemo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Kaltim di Google News