Perintah Wagub Seno soal Tongkang Tabrak Jembatan Mahakam: Laporkan ke Penegak Hukum

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kaltim Irhamsyah menyebutkan Jembatan Mahakam I sudah mengalami kejadian 22 kali ditabrak kapal ponton.
"Investigasi teknis sangat perlu sebelum memutuskan langkah selanjutnya,” kata Irhamsyah.
Dia menambahkan investigasi akan melibatkan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ), Dinas Perhubungan dan Satlantas Polresta Samarinda.
"Kondisi jembatan masih terlihat aman, namun investigasi diperlukan untuk memastikan kelayakannya," tambahnya.
Rekayasa lalu lintas selama investigasi Jembatan Mahakam I dari Samarinda ke Samarinda Seberang tetap melalui Jalan Slamet Riyadi menuju Jembatan Mahakam IV.
Sementara dari Big Mall menuju Jalan Slamet Riyadi harus memutar di Masjid Darrunni’mah untuk masuk ke Jembatan Mahakam IV. (mar1/jpnn)
Pemprov Kaltim akan melanjutkan ke proses hukum bagi perusahaan pemilik ponton kayu penabrak Jembatan Mahakam I Samarinda pada Minggu (16/2) lalu
Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Kaltim di Google News