3 Perusahaan Ini Sudah Kantongi SIPP untuk Bangun Hunian ASN dan Hankam di IKN
Total nilai investasi dari ketiga investor tersebut adalah sekitar Rp 41 triliun dengan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
"Melalui skema KPBU dipastikan tidak ada pihak yang dirugikan," tegas Bambang.
Pemerintah Indonesia terus mengajak investor, baik dari dalam negeri dan luar negeri untuk terlibat dalam pembangunan IKN Nusantara.
”Pembangunan IKN Nusantara tidak boleh memberatkan APBN, maka itu kami akan kerja keras untuk mencari investor yang dapat diajak bekerja sama dalam membangun proyek bersejarah ini," ucap Bambang. (chi/jpnn)
Berikut Perincian Nilai Investasinya:
- PT Summarecon Agung Tbk sebesar Rp 1,67 triliun
- PT Risjadson Brunsfield Nusantara-CCFG Corp (Konsorsium Nusantara) sebesar Rp 30,8 triliun
- Korea Land and Housing Corporation Rp 8,65 triliun.
Bambang Susantono menyebutkan 3 perusahaan yang sudah mengantongi SIPP untuk membangun hunian ASN dan Hankam di IKN Nusantara
Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Kaltim di Google News